Senin, 01 April 2019

Bimtek Tungsura PPS Kedungmaling

Perempuan-perempuan pejuang TPS.
Pemilu 2019 tinggal dua minggu lagi. Segala persiapan terus digeber. Baik yang bersifat teknis maupun non teknis. Sebagaimana yang dilakukan oleh PPS Desa Kedungmaling. Mengingat Pemilu kali ini adalah paling komplek. Sepanjang perjalanan Pemilu di Indonesia.


Bertempat di Pendopo Balai Desa Kedungmaling. Malam ini (1/4) dilangsungkan Bimtek Tungsura. Bimbingan Teknis Pemungutan, Penghitungan, dan Rekapitulasi Suara. Diikuti oleh 64 orang perwakilan dari 22 KPPS di lingkungan PPS Desa Kedungmaling.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sejenis. Diikuti oleh 15 PPS se-PPK Sooko pada Kamis (28/3) yang lalu. Mengingat jumlah TPS yang cukup besar, maka Bimtek lanjutan ini dilaksanakan di desa setempat. Dimana pembimbing teknis berasal dari PPK Sooko.

Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Tepat pukul 08.00 WIB acara dimulai. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan jingle Pemilu 2019. Mengawali acara malam ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua PPK Sooko, M. Nasrullah. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini cukup penting. Mengingat persiapan yang cukup pendek. Diharapkan agar peserta menyimak dengan baik.

PPK Sooko selaku pembimbing teknis pelaksanaan Bimtek malam ini.

Selanjutnya materi utama disampaikan oleh Masniah. Selama hampir satu jam. Beliau menyampaikan berbagai aspek yang dilakukan oleh petugas TPS (KPPS). Mulai dari tahap pra-pemungutan suara. Yaitu memilih lokasi yang representatis. Dimana seluruh pelaksanaan tahapan pencoblosan dapat dilakukan dengan leluasa. Ukuran luas ideal 8 x 10 meter hendaknya bisa dipenuhi.

Demikian juga dengan pemilihan di ruang terbuka atau tertutup. Pemilu kali ini diprediksi masih dalam kondisi musim hujan. Serta kemungkinan penghitungan sampai tengah malam. Sebab banyaknya kertas suara yang harus dihitung.



Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Untuk teknis pelaksanaan Tungsura dijelaskan secara singkat. Peserta diharapkan bisa memanfaatkan Buku Petunjuk yang dapat diunduh dari portal KPU. Sebab sampai saat ini, buku cetak belum diterima oleh PPK maupun PPS. Hal ini sebenarnya cukup riskan. Sebab seringkali KPPS lebih mudah mempelajari dalam versi cetak.

Masniah, dari PPK Sooko menyampaikan materi Bimtek.

Sesi terakhir adalah simulasi atau latihan penghitungan suara. Selama setengah jam, peserta mencoba untuk menjawab soal latihan. Ternyata beberapa KPPS masih kesulitan untuk mengaplikasikan. Hal ini dapat dipahami. Beberapa TPS petugasnya benar-benar baru.

Serius saat memasuki sesi simulasi penghitungan suara.

Hal ini menjadi pekerjaan lanjutan bagi PPS. Oleh karenanya, akan dilangsungkan kembali Bimtek Tungsura lanjutan. Dimana titik beratnya kepada KPPS baru. Pun demikian untuk simulasi di TPS. Pada tanggal 10-13 akan dilangsungkan simulasi. Dimana setiap hari akan diikuti oleh 5 sd 6 TPS.

Acara Bimtek Tungsura ditutup pukul 21.35 WIB. Meski lelah menyergap. Namun semangat untuk menyukseskan Pemilu 2019 tetap bergelora. Menyiapkan diri untuk terus belajar. Agar tak canggung lagi saat hari-H pelaksanaan nanti.


(NA)