Selasa, 06 Maret 2018

SOSIALISASI PILGUB JATIM UNTUK PERANGKAT DESA & TOKOH MASYARAKAT


Peserta cukup antusias menyimak materi yg disampaikan.

Tak terasa, hanya berkisar tiga (3) bulan lagi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur akan dilaksanakan. Rabu, 27 Juni 2018 akan menjadi catatan penting sejarah warga Jawa Timur. Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 akan dipilih oleh hampir 31 juta pemilik hak suara. Tentu hal itu bukanlah angka yang kecil bukan?

Nah, sebagai warga yang baik, tentu tak akan menyia-nyiakan hak pilihnya. Dua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim kali ini cukup layak untuk memimpin Jatim lima tahun ke depan. Pasangan pertama, Khofifah Indarparawansa yang berpasangan dengan Emil Dardak. Sedangkan pasangan ke-dua adalah Saifullah Yusuf bersama Puti Guntur Soekarno Putri.

Mengusung tema besar “Pilgub Jatim Guyub Rukun” tentu menjadi harapan bagi semuanya. Sebab selama ini Jawa Timur dianggap sebagai provinsi yang cukup kondusif dalam hal pilihan kepala daerah (Pilkada). Maka untuk itu pula, KPU melalui organ struktur di bawahnya giat melaksanakan sosialisasi di berbagai tingkatan. Termasuk sosialisasi yang dilakukan oleh PPS Desa Kedungmaling.

Agenda sosialisasi yang pertama telah dilaksnakan Selasa (5/3) kemarin di Balai Desa Kedungmalin. Kegiatan yang seharusnya terjadwal pada Bulan Februari ini mundur disebabkan petunjuk teknis yang baru turun. Sasaran pertama adalah perangkat desa dan tokoh masyarakat, khususnya para Ketua RT dan Ketua RW, serta pimpinan lembaga otonom desa.

Heru Mulyono dr PPK Sooko sedang menyampaikan sambutan.

Dihadiri oleh sekitar 50 orang, acara berlangsung dengan cukup semarak. Dimulai pada pukul 10.15, dibuka dengan sambutan Ketua PPS Desa Kedungmaling, Edy Prabowo. Beliau menekankan tentang arti strategis para perangkat desa dan tokoh masyarakat yang nantinya bertugas sebagai KPPS. Pun demikian dengan para PPDP yang diharapkan nantinya juga dapat bergabung sebagai anggota KPPS.

Sementara itu, PPK Sooko yang diwakili oleh Heru Mulyono, menyampaikan rasa bangganya. Bahwa PPS Kedungmaling dapat mengawali kegiatan sosialisasi ini. Tentu diharapkan ke depannya, banyak segmen atau kelompok masyarakat yang dapat disasar. Sehingga gaung Pilgub Jatim 2018 ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Dilibatkannya mereka dalam sosialisasi menambah wawasan tentang bagaimana proses pelaksaan Pilgub Jatim ini berlangsung.

Nuzulul Arifin sedang menyampaikan materi sosialisasi.

Acara inti yaitu materi Sosialisasi Pilgub Jatim 2018 untuk Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat disampaikan oleh Nuzulul Arifin. Sekitar 45 menit materi disampaikan. Peserta yang kurang pahampun dapat berdialog langsung. Dimana pada intinya adalah setiap warga yang memiliki hak suara pasti akan terakomodasi dengan baik. Bila pada proses Coklit mereka belum terdata, maka mereka tetap dapat mendaftarkan dirinya ke PPS. Tentu saja diserta dengan fotokopi tanda bukti kependudukan yang sah, yaitu foto kopi KTP(-el) dan KK.

Tepat jam 11.15 acarapun usai. Setelah sebelumnya Soegeng Mawardi, Ketua PPK Sooko memimpin doa penutup. Kegiatan sosialisasi berikutnya tentu akan menyasar segmen yang berbeda. Pemilih mula dan ibu-ibu akan menjadi pilihan obyek sosialisasi yang memiliki peran cukup menetukan. Semoga seluruh personil PPS Kedungmaling tetap bersemangat untuk melaksanakan rangkaian kegiatan berikutnya.